Home » , » Budidaya Jahe Merah, Peluang Usaha Yang Menguntungkan Di Tahun 2016

Budidaya Jahe Merah, Peluang Usaha Yang Menguntungkan Di Tahun 2016

usahacerdas.com – Bagi masyarakat Indonesia pada umumnya mungkin sudah sangat tidak asing lagi dengan tanaman rempah-rempah yang satu ini, ya jahe merah merupakan salah satu tumbuhan yang tumbuh subur di bumi pertiwi kita, ada banyak sekali manfaat dari jahe merah ini selain untuk bumbu masakan juga umumnya jahe merah digunakan sebagai salah satu campuran untuk membuat jamu traditional oleh sebab itu maka tak heran jika jahe merah ini sangat dibutuhkan oleh banyak orang terutama ibu-ibu rumah tangga.

Di tahun 2016 ini usaha budidaya jahe merah nampaknya berkembang sangat pesat dan menjadi salah satu usaha yang cukup menggiurkan, nah oleh sebab itu jika anda seorang pengangguran yang sedang membutuhkan sebuah peluang usaha kecil dengan basis keuntungan yang cukup lumayan maka tidak ada salahnya jika anda menekuni usaha budidaya jahe merah ini.  di Indonesia setidaknya ada jenis jahe yang dikenal luas oleh masyarakat seperti jahe gajah, jahe putih dan juga jahe merah, nah jika anda tertarik untuk menekuni usaha budidaya jahe sebagai mata pencarian anda, berikut saya ulas mengenai analisa modal usaha jahe merah, dan juga cara berbudiya jahe merah agar menguntungkan.

Analisa Modal Awal Budidaya Jahe Merah
Modal awal yang diperlukan untuk memulai usaha budidaya jahe merah dengan skala kecil tidaklah banyak, hanya di kisaran 2 juta rupiah saja maka anda sudah bisa memulai usaha budidaya jahe merah ini, berikut rincian modal yang dibutuhkan

  1. Polybag 5 x @Rp.25.000,- (@ isi 29 ) = Rp. 125.000,-
  2. Bibit Jahe : 100 x Rp. 5.000,- = Rp. 500.000,-
  3. Pupuk, obat dan alat = Rp. 1.000.000,-
  4. Lain-lain = Rp. 375.000,-

dengan rincian diatas Maka total modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini ialah sekitar Rp. 2.000.000, namun perlu anda ingat bahwa harga diatas hanya berupa analisa awal.

Perkiraan Penghasilan Budidaya Jahe Merah
Menurut beberapa survey yang saya lakukan kepada petani jahe merah mengatakan bahwa untung dari budidaya jahe merah ini sangatlah menggiurkan dan dapat meraup keuntungan puluhan juta rupiah setiap panenanya, berikut rinciannya

  1. 100 bibit jahe di tanam dalam 25 polybag
  2. 1 polybag bisa menghasilkan jahe sebanyak 25 kg
  3. 25 kg x 25 polybag = 625 kg
  4. harga jahe per kg = Rp.20.000 x 625 kg = Rp. 12.500.000

Jadi total keuntungan yang anda dapatkan dari budidaya jahe merah berkisar Rp. 12.500.000 / panen, bagaimana cukup menggiurkan bukan? namun perlu anda ingat bahwa keuntungan diatas bisa lebih besar atau bahkan bisa lebih kecil bergantung bagaimana anda menanam jahe merah ini sampai masa panen.

Cara Budidaya Jahe Merah di Polybag Yang Baik dan Benar


Cara Budidaya Jahe Merah di Polybag Yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Jahe Merah di Polybag Yang Baik dan Benar



1. Persiapan Media Tanam Jahe Merah
Jika anda tertarik untuk memulai budidaya jahe merah, maka langkah pertama yang harus anda lakukan ialah dengan menyiapkan media tanam, umumnya jahe merah akan tumbuh dengan maksimal jika ditanam di media karung ataupun polybag, adapun komposisi yang dibutuhkan dalam menanam jahe merah di polybag ialah dengan perbandingan 1 : 1 : 1 (tanah, pupuk, dan bibit jahe merah)

Untuk pemilihan pupuk dan tanah yang akan anda gunakan sebagai media tanam sebaiknya tanah yang subur, sedangkan untuk pupuk anda bisa menggunakan pupuk urea ataupun pupuk kandang yang telah difermentasikan dan juga sebaiknya dicampukran dengan bubuk kapur dolomit agar PH keasaman dalam tanah menjadi Netral, dengan cara ini maka budidaya jahe merah akan tumbuh subur dan berbuah banyak

Baca Juga : Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Sendiri

2. Pemilihan Bibit Jahe Merah
Jika anda sudah menyiapkan media tanam, maka langkah selanjutnya ialah dengan melakukan penyeleksian bibit jahe merah, umumnya bibit jahe merah yang berkualitas memiliki ciri-ciri yaitu jahe berumur tua, berwarna putih dan tidak memiliki bekas luka pada jahe merah tersebut, nah jika anda sudah memulai penyeleksian bibit jahe maka langkah selanjutnya ialah dengan merendam bibit tersebut ke dalam larutan fungisida selama kurang lebih 30 menit, hal ini berguna agar bibit jahe merah terbebas dari penyakit ataupun jamur yang dapat merusak keunggulan dari bibit tersebut.
Adapun cara penyemaian bibit jahe merah ini ialah dengan ditanam pada suhu yang lembab dan tidak terkena sinar matahari, anda bisa menyimpannya di gudang penyimpanan atau bila perlu tutupi dengan daun jerami agar sewaktu penyemaian tidak terkena sinar matahari langsung, jika tunas jahe merah sudah tumbuh dan sudah berumur 1-2 minggu maka anda bisa langsung menamanya ke media tanam.


3.  Penanaman Bibit Jahe Merah
Cara menaman jahe merah yang baik dan benar tidaklah terlalu sulit, dimana anda hanya cukup memperhatikan pola tanam yang benar sebagai berikut:

1. Jika bibit sudah  bertunas, maka cabutlah bibit secara perlahan dengan akarnya
2. Kemudian tancapkan bibit tersebut sebanyak 4 atau 5 rimpang di media tanam polybag yang sudah disediakan
3. Pada saat menanam pastikan jika tunas jahe merah masih dalam keadaan berdiri dan pastikan tunasnya menghadap ke atas
4. Setelah ditancapkan maka uruk dengan tanah yang subur secukupnya minimal 5 cm dari bibit yang ditanam, lalu sirami dengan air sedikit demi sedikit agar jahe cepat tumbuh.

4. Pemeliharaan Bibit Jahe Merah
Sama halnya dengan tanaman lain, budidaya jahe merah juga membutkan perawatan dan pemeliharaan agar cepat tumbuh besar dan segera panen, untuk menjaga kelembaban tanah pada media tanam jahe merah maka sebaiknya lakukan penyiraman secara rutin pagi dan sore, lakukan penyiraman jahe merah secara kondusif hingga jahe merah berumur 3 bulan, jika sudah berumur lebih dari 3 bulan maka anda bisa mengurangi aktivitas penyiraman.

Untuk pemupukan jahe merah sendiri bisa dilakukan secara kondusif jika jahe merah sudah berumur kurang lebih 1-2 bulan, adapun pupuk yang anda gunakan bisa dicampur dengan pupuk urea dan pupuk organik yang telah difermentasi, selain itu juga anda perlu melakukan penyulaman bibit jika bibit jahe merah mati dengan menggantinya dengan bibit jahe merah yang baru.

5. Cara Panen Jahe Merah
Jika jahe merah sudah berumur lebih dari 10 bulan maka anda bisa memanennya,  namun menurut beberapa survey yang saya lakukan kepada petani lokal di daerah jombang jawa timur menyatakan bahwa masa panen jahe merah yang paling baik untuk dilakukan ialah jika jahe merah sudah berumur lebih dari 12 bulan atau 1 tahun, sebab pada umur tersebut jahe merah sudah benar-benar tua dan layak untuk dipanen.

Sedangkan untuk memanen jahe merah pada media polybag cukuplah mudah, dimana anda hanya perlu menyobek media polybag kemudian mengambil jahe merah di dalam polybag tersebut, umumnya dalam satu polybag dapat menghasilkan kurang lebih 2 sampai 3 kg jahe merah jika anda menanamnya dengan cara yang benar dan memberikan pupuk secara continue. Lebih jelasnya lihat video budidaya jahe merah berikut ini



Mungkin hanya itu penjelasan saya mengenai cara memulai usaha budidaya jahe merah agar cepat menguntungkan, jika anda memiliki saran atau kritik mengenai tulisan saya anda bisa memberikan masukan pada kolom komentar di bawah ini, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Macam-Macam Media Tanam Hidroponik Yang Murah dan Sederhana

Thanks for reading Budidaya Jahe Merah, Peluang Usaha Yang Menguntungkan Di Tahun 2016

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Post a Comment